Berita  

“Penemuan Megaproyek China ‘Hantu’ Setelah 9 Tahun”

China terus memperkuat ambisinya dalam bidang sains dan teknologi dengan proyek terbaru mereka yang bertujuan untuk meneliti partikel ‘hantu’. Observatorium Neutrino Bawah Tanah Jiangmen (JUNO) sedang dalam tahap penyelesaian di bagian selatan China, dengan biaya proyek mencapai US$300 juta. Dilakukan pembangunan selama lebih dari sembilan tahun, detektor ini mencari jejak partikel neutrino yang merupakan kosmik kecil dengan massa yang sangat kecil. Fisikawan teoritis dari Universitas Northwestern, Andre de Gouvea, menyebut upaya ini akan mendorong teknologi ke tingkat baru jika berhasil. Neutrino sendiri berasal dari Big Bang dan bergerak cepat melalui tubuh kita setiap detik, keluar dari bintang seperti Matahari saat serpihan atom bertabrakan. Meskipun partikel ini sudah diketahui keberadaannya sejak lama, masih banyak yang perlu dipelajari. Detektor JUNO menjadi solusi untuk menjawab pertanyaan tentang neutrino karena kemampuannya mengukur partikel ini saat bertabrakan dengan materi lain. Partikel ini jarang bertabrakan sehingga detektor berukuran besar menjadi kunci untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang neutrino.