6 Alasan Tidak Menggunakan Oli Diesel di Mesin Bensin

Memilih oli mesin yang sesuai antara mesin diesel dan mesin bensin merupakan hal yang penting. Meskipun viskositas oli mungkin sama, namun menggunakan oli diesel pada mobil berbahan bakar bensin dapat menimbulkan masalah serius. Menurut analisis dari pakar oli Lake Speed Jr., perbedaan tidak hanya terletak pada kekentalan oli, tetapi juga pada campuran aditif anti aus dan deterjen yang digunakan oleh produsen untuk membedakan oli tersebut. Campuran paket aditif inilah yang menjadi perbedaan utama antara oli diesel dan oli bensin.

Dalam sebuah video YouTube, Lake Speed Jr. menjelaskan bahwa oli diesel mengandung dua kali lipat aditif deterjen dibandingkan dengan oli bensin, karena mesin diesel cenderung lebih banyak memproduksi partikulat seperti jelaga yang akan masuk ke dalam oli selama operasi. Meski deterjen lebih banyak terdengar baik, namun untuk mesin bensin hal ini dapat menjadi kompromi yang tidak diinginkan. Deterjen harus bersaing dengan aditif anti aus untuk menjaga kinerja oli.

Menurut penelitian saat Speed Jr. bekerja untuk Driven Racing Oil, menggunakan oli yang tidak sesuai untuk jenis mesinnya dapat menyebabkan keausan lebih banyak dari waktu ke waktu. Contohnya, saat ia membandingkan empat jenis oli dengan viskositas sama, ditemukan bahwa oli diesel menyebabkan keausan yang lebih parah dibandingkan dengan oli bensin. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih oli yang tepat dengan aditif yang cocok agar dapat memperpanjang umur mesin dan menghindari kerusakan yang tidak perlu. Jadi, sebaiknya hindari menggunakan oli diesel pada mesin bensin meskipun terlihat menggoda.

Source link