Berita  

HTTS: Aksi Nyata untuk Bumi dan Kesehatan

Dalam menghadapi Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) bersatu dalam kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!” di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Mereka mengingatkan pentingnya lingkungan bebas asap rokok untuk kesehatan masyarakat, terutama keluarga perokok.

Merokok bukan hanya merugikan perokok, tapi juga orang terdekatnya. Ketua YKI, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, menekankan bahwa bahaya tembakau, termasuk vape, tidak hanya berdampak pada perokok aktif, tetapi juga pada perokok pasif di sekitar mereka.

“Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 adalah momentum penting untuk menggalang komitmen melawan ancaman epidemi tembakau. Tembakau merupakan penyebab utama berbagai jenis kanker. Setiap langkah untuk berhenti merokok adalah investasi jangka panjang untuk masa depan,” ujar Ketua POI Pusat, Dr. dr. Cosphiadi Irawan.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai 70 juta, dengan 7,4% di antaranya adalah anak-anak usia 10-18 tahun. Hal ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Bahkan satu batang rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya.

Dalam mendukung Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025, YKI dan POI organize berbagai kegiatan edukatif. Mereka berharap kampanye ini dapat menginspirasi masyarakat untuk berhenti merokok, memahami bahaya tembakau, dan memprioritaskan hidup sehat. Ini merupakan langkah vital menuju masa depan tanpa asap rokok.

YKI dan POI juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Semua pihak, mulai dari tenaga medis, masyarakat, hingga pembuat kebijakan, perlu bersatu melindungi masa depan generasi mendatang dari ancaman tembakau.

Melalui kampanye ini, masyarakat diharapkan menyadari bahwa merokok bukan hanya masalah individu, tapi juga berdampak kolektif. Saatnya berhenti merokok, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang tercinta dan generasi yang akan datang. Jadikan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025 sebagai titik balik perubahan.

Sumber: Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025: YKI & POI Serukan Stop Merokok Lewat Kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”
Sumber: Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025: Yayasan Kanker Indonesia Dan Perhimpunan Onkologi Indonesia Gelar Kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!” Untuk Masa Depan Bebas Asap Rokok