Rekap Hari Pertama Operasi Patuh Jaya: 3.572 Pelanggaran Di DKI Jakarta

Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025 di DKI Jakarta dan sekitarnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berhasil menindak sebanyak 3.572 pelanggaran. Wadirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wiyono, mengungkapkan bahwa terdapat 1.920 pelanggaran yang diberikan bukti pelanggaran elektronik (ETLE), 69 pelanggaran tilang manual, dan 1.583 pelanggaran teguran. Pelanggaran yang dominan pada kendaraan roda dua adalah penggunaan helm non standar sebanyak 982 perkara dan melawan arus sebanyak 190 perkara.

Untuk kendaraan roda empat, pelanggaran yang paling banyak adalah penggunaan telepon seluler saat berkendara sebanyak empat pelanggaran dan tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 474 pelanggaran. Pihak kepolisian juga melakukan kegiatan preemtif seperti penyuluhan sebanyak 1.415 kali dan penyebaran brosur atau pemasangan spanduk sebanyak 2.684 kali.

Selain itu, ada beberapa ruas jalan yang tidak terjangkau oleh kamera pengawas CCTV seperti Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman Thamrin, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tomang, dan Jalan Benyamin Sueb. Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel gabungan dalam Operasi Patuh Jaya 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” yang dinilai relevan dalam membangun Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera. Ketertiban berlalu lintas menjadi cerminan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum, mendukung semangat untuk memajukan bangsa.

Source link