Lurah Manggarai Selatan dan sopirnya menjadi korban amuk massa pendemo di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat pada Senin malam. Camat Tebet menyatakan kejadian tersebut memang benar terjadi dan bahwa saat ini sang lurah kondisinya aman dan sehat setelah mengalami pengeroyokan. Massa yang menyerang mereka merupakan pendemo di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI. Meskipun ada rencana untuk membuat laporan ke polisi, pihak terkait masih sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa Lurah Manggarai Selatan dan sopirnya sedang dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya. Di tengah kemacetan, mereka berusaha mengambil jalan pintas lewat Jalan S Parman. Namun, di Bundaran Slipi, massa mendatangi dan memprovokasi mereka dengan mengira mobilnya adalah “mobil anggota DPR”. Untuk menghindari amukan massa, Sang Lurah terus melaju namun massa semakin meneror mereka dengan memecahkan kaca mobil dan mengejar mobil tersebut hingga berhenti setelah menabrak motor.
Kedua korban terpaksa keluar dari mobil demi keselamatan mereka, namun tetap diserang oleh massa. Mereka akhirnya berhasil melarikan diri ke sebuah gang untuk menyelamatkan diri. Meskipun selamat, Lurah dan sopirnya mengalami luka-luka serius akibat pukulan dengan benda tumpul. Mobil dinas hancur dan barang berharga seperti ponsel dan dompet raib. Saat ini, keduanya dalam kondisi selamat namun terluka parah.
Kejadian tersebut adalah contoh kekerasan yang terjadi pada pejabat publik dan menciptakan kerugian yang besar. Semoga keamanan dan keselamatan selalu terjaga bagi siapapun yang menjadi korban dalam situasi serupa. – Luthfia Miranda Putri










