Pada Kamis (28/8), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebutkan tujuh anggota polisi yang terlibat dalam insiden penabrakan dan pelindasan terhadap seorang pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan, yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Diantara tujuh anggota polisi tersebut adalah Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju. Asep mengekspresikan penyesalannya atas insiden tersebut dan berjanji akan menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Demonstran mahasiswa terus bergerak menuju Markas Polda Metro Jaya setelah penjagaan polisi yang intensif. Sebelumnya, para demonstran menolak menerima air minum dan malah melemparkannya ke arah petugas. Mereka berasal dari berbagai kelompok mahasiswa yang mengekspresikan kekecewaan dan protes terhadap kematian korban dalam unjuk rasa sehari sebelumnya. Insiden ini memicu unjuk rasa besar-besaran yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan rekan-rekan pengemudi ojek daring. Karim Kadiv Propam Polri mengungkapkan bahwa tujuh aparat Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut masih dalam proses pemeriksaan. Demonstrasi tersebut diadakan sebagai bentuk protes terhadap kejadian tragic yang menimpa pengemudi ojek daring tersebut.
Ini Tujuh Anggota Polda Metro Jaya Penabrak Ojol Saat Demo
Read Also
Recommendation for You

Berita Kriminal Terkini: Senjata di Sekolah, Kasus Mutilasi, dan Penganiayaan Sali Irsalina Jakarta (ANTARA) –…

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Pencuri dan Penadah Motor Curian di Jakut Unit Reskrim Polsek Metro…

Kepolisian Kembalikan Enam Motor Curian kepada Pemilik di Polsek Tambora Kepolisian berhasil mengembalikan enam unit…









