Produk sejumlah produsen mobil dan perusahaan baterai yang menawarkan baterai solid-state telah semakin berkembang, tidak lagi hanya menjadi pertanyaan apakah teknologi canggih ini akan hadir, namun kapan hal itu akan terjadi. Setelah menguji prototipe BMW i7 dengan baterai all-solid-state (ASSB) dari Solid Power, BMW telah bermitra dengan Samsung SDI dari Korea untuk membantu dalam pengembangan sel solid-state. Dalam kemitraan ini, Samsung SDI akan membantu BMW dan Solid Power dalam pengembangan dan validasi sel, sementara Solid Power akan menyediakan elektrolit padat berbasis sulfida. Melalui kemitraan ini, diharapkan teknologi ASSB semakin mendekati tahap adopsi yang lebih masif.
Baterai solid-state menggunakan elektrolit padat daripada elektrolit cair yang biasa ditemukan dalam baterai lithium-ion tradisional. Berbagai manfaat baterai solid-state termasuk kepadatan energi yang lebih tinggi, waktu pengisian yang lebih cepat, daya tahan yang lebih lama, dan risiko kebakaran yang lebih rendah. Samsung SDI, salah satu dari sepuluh produsen baterai terkemuka di dunia, telah bekerja sama dengan BMW untuk mengembangkan teknologi ini lebih lanjut. Meski demikian, skalabilitas dan manufaktur tetap menjadi tantangan utama dalam membawa teknologi solid-state ke pasar. BMW yakin bahwa dengan perkembangan yang ada, teknologi ini tidak lama lagi akan siap untuk digunakan secara komersial. Berbagai produsen mobil lainnya juga sedang aktif mengembangkan teknologi baterai solid-state mereka sendiri dalam upaya untuk meningkatkan kehadiran teknologi ini di pasar.
Mitra BMW Baru: Tingkatkan Mimpi dengan Baterai Solid-State












