Berita  

Ramalan Manusia Rp 2.800 T: China Bakal Kalahkan AS – Analisis SEO Terkini

CEO Nvidia, Jensen Huang, meramalkan bahwa China berpotensi melampaui Amerika Serikat (AS) dalam kompetisi pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Huang tegas menyatakan keyakinannya dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, yang dikutip oleh Reuters. Sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh dalam pengembangan AI secara global, Huang menyoroti fakta bahwa chip buatan Nvidia saat ini diakui sebagai yang terkuat untuk pengembangan AI.

Tak hanya itu, Nvidia juga tengah berada di tengah perdebatan antara China dan AS terkait ekspor chip AI tercanggih. Kebijakan yang berubah-ubah dari pemerintah AS mulai dari era Joe Biden hingga Donald Trump, termasuk larangan dan pembukaan kembali akses chip Nvidia ke China, telah menjadi sorotan utama. Hal ini semakin rumit dengan larangan yang diberlakukan oleh pemerintah China terhadap penggunaan chip Nvidia oleh perusahaan domestik, serta insentif biaya listrik hingga 50% bagi perusahaan yang menggunakan chip lokal di data center mereka.

Meskipun China merupakan salah satu pasar terbesar Nvidia, Huang tetap yakin bahwa AS harus memenangkan perlombaan AI di seluruh dunia. Menurutnya, China hanya sedikit tertinggal dari AS dalam hal pengembangan AI, sehingga penting bagi AS untuk memenangkan para pengembang AI di seluruh dunia. Dalam konteks ini, kebijakan yang membatasi akses chip AS ke China dapat menghambat potensi kemajuan AI di masa depan. Dengan kondisi saham Nvidia yang tertekan akibat kebijakan pelarangan ekspor chip canggih, Huang menegaskan urgensi bagi AS untuk memenangkan perlombaan AI dengan melibatkan seluruh dunia, termasuk China.

Source link