Berita  

Nasib Kaki-Tangan Xi Jinping setelah Dimasukkan ke Daftar Hitam Pentagon

Pentagon telah secara terang-terangan menunjuk Alibaba Group Holding, Baidu, dan BYD sebagai ‘kaki-tangan’ militer China. Ketiga perusahaan teknologi ini diyakini membantu militer China dan seharusnya dimasukkan ke dalam daftar perusahaan yang terlibat dengan militer China. Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat Stephen Feinberg menyampaikan kesimpulan ini kepada anggota parlemen dalam sebuah surat yang diterbitkan pada 7 Oktober 2025. Belum ada kepastian apakah ketiga perusahaan ini sudah masuk ke dalam daftar ‘1260H’ Pentagon, yang berisi perusahaan-perusahaan China yang dianggap berafiliasi dengan militer.

Ada lima perusahaan lain yang juga dianggap layak untuk dimasukkan ke dalam daftar 1260H, yaitu Eoptolink Technology, Hua Hong Semiconductor, RoboSense Technology, WuXi AppTec, dan Zhongji Innolight. Meskipun demikian, Alibaba membantah bahwa seharusnya dimasukkan ke dalam daftar tersebut. Pengumuman ini merupakan peringatan bagi perusahaan AS tentang risiko kerjasama dengan perusahaan China yang masuk dalam daftar 1260H. Meskipun perusahaan yang terdaftar tidak akan diblokir di AS, reputasinya akan terganggu.

Pentagon, Baidu, dan BYD belum memberikan tanggapan resmi terkait masuknya dalam daftar 1260H. Daftar ini diperbarui setiap tahun dan pada Januari 2025 telah terdapat 134 perusahaan China yang masuk dalam daftar hitam tersebut, termasuk Tencent Holdings dan produsen baterai CATL. Alibaba menegaskan bahwa keikutsertaan dalam daftar 1260H tidak akan berdampak pada bisnis mereka di AS atau negara lain karena mereka tidak terlibat dalam bisnis militer AS.

Source link