Berita  

PBB Buka Petaka di Dekat RI: Dampak Global

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan peringatan serius terkait dengan sindikat kriminal Asia yang terlibat dalam penipuan siber senilai miliaran dolar AS. Operasi sindikat ini kini telah merambah ke Amerika Selatan dan Afrika setelah razia yang dilakukan di Asia Tenggara tidak berhasil mengungkapnya. Jaringan kriminal ini semakin berkembang di kawasan Asia Tenggara dengan banyak komplek perumahan yang digunakan sebagai basis operasi penipuan online. Industri penipuan ini menjadi semakin global dan kuat, menurut laporan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kriminal. Upaya pemerintah di Asia Tenggara untuk memerangi sindikat tersebut terus dilakukan, meskipun sindikat tersebut sering berpindah ke kawasan lain.

UNODC mencatat bahwa ada ratusan lembaga penipuan besar di seluruh dunia yang mampu mengumpulkan profit hingga puluhan miliar dolar setiap tahunnya. Industri penipuan siber kini telah melebihi gerakan kriminal transnasional lainnya dan mampu menarik korban secara online tanpa perlu memindahkan barang. Laporan juga menunjukkan penipuan besar terjadi di AS, terutama melalui penipuan mata uang kripto dengan modus seperti pig-butchering dan pendekatan relasi romantis. Para korban sering kali adalah orang tua dan kelompok rentan.

Perwakilan UNODC untuk Asia Tenggara, Benedikt Hofmann, menegaskan bahwa penyebaran sindikat kriminal ini seperti kanker yang sulit diatasi. Meskipun upaya pemberantasan terus dilakukan, sindikat ini terus bergerak dan bermigrasi. Kerja sama yang kuat antar negara diharapkan dapat merusak jaringan keuangan dari geng kriminal ini dan mengurangi dampak buruknya di seluruh dunia.

Source link