Berita  

Nasib Pedagang Suram: Penjualan Komputer dan HP stagnan di 2026

Pasar PC mengalami proyeksi yang suram menurut laporan terbaru dari firma riset IDC. Pengapalan PC diprediksi mengalami penurunan hingga 9% sepanjang tahun 2026. Hal ini merupakan revisi dari laporan sebelumnya yang memperkirakan penurunan 2,5%. Faktor utama yang mempengaruhi pasar PC adalah kelangkaan memori global yang mulai terjadi sejak pertengahan Oktober 2025.

Perusahaan-perusahaan besar seperti Dell, HP, Lenovo, dan ASUS diprediksi akan lebih mampu mengatasi gejolak ini berkat skala operasional, inventaris yang lebih besar, dan perjanjian pasokan jangka panjang. Namun, produsen yang lebih kecil dan perakit sistem DIY dapat menghadapi tantangan lebih besar, terutama dalam pasar PC gaming yang membutuhkan konfigurasi memori tinggi.

Tren ke arah “PC AI” juga menjadi faktor yang berdampak pada pasar PC, dengan persyaratan memori yang semakin tinggi untuk meningkatkan kinerja AI dalam sistem. Hal ini bertabrakan dengan kelangkaan memori yang membuat harga jual rata-rata PC diperkirakan naik hingga 6-8% dalam skenario pesimistis.

Meskipun penurunan 9% mungkin terlihat tidak signifikan, namun ini bisa menjadi dampak serius bagi pasar PC, terutama mengingat tahun 2026 seharusnya menjadi tahun pertumbuhan besar. Kelangkaan memori telah memperketat pasokan, menaikkan harga, dan membuat vendor harus menyesuaikan peta jalan produk mereka, yang terjadi pada waktu yang tidak tepat.

Kondisi ini memperburuk situasi pasar PC yang sudah sulit pada tahun sebelumnya, dengan berbagai faktor antara lain kelangkaan kartu grafis yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pasar PC akan menghadapi tantangan besar dalam beberapa tahun ke depan.

Source link