Norwegia telah menjadi contoh terdepan dalam transisi ke kendaraan listrik jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Dalam kurun waktu satu dekade, proporsi mobil listrik yang terjual di negara ini hampir mencapai 30%, dan pada tahun 2025, Norwegia hampir mencapai targetnya untuk menghentikan penambahan mobil bensin baru di jalan-jalannya. Meskipun Norwegia bukan anggota Uni Eropa, negara ini memiliki keterkaitan yang erat dengan blok tersebut dan telah menjadi contoh de facto anggota di banyak hal.
Segala kendala yang dihadapi oleh Uni Eropa dalam rencana untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar minyak pada tahun 2035 tidak dipengaruhi oleh Norwegia. Negara ini telah mencapai tujuan ini hampir satu dekade lebih awal daripada negara-negara Eropa lainnya. Angka penjualan mobil Norwegia untuk tahun 2025 menunjukkan bahwa hampir 96% dari total penjualan adalah kendaraan listrik murni. Meskipun insentif bagi kendaraan listrik di negara ini telah berkurang, hal tersebut tidak menghalangi minat masyarakat Norwegia dalam kendaraan listrik.
Selain pembebasan pajak yang menjadi daya tarik utama, pajak yang semakin tinggi bagi mobil berbahan bakar juga telah membuat mobil konvensional menjadi tidak ekonomis. Kombinasi antara biaya pendaftaran dan pajak bahan bakar yang tinggi membuat mobil listrik menjadi pilihan yang lebih menarik dari segi finansial bagi masyarakat Norwegia. Norwegia bahkan memiliki tingkat adopsi mobil listrik yang mendekati 100% pada tahun 2025, jauh di atas rata-rata Uni Eropa sebesar 17%.
Tren positif dalam penjualan mobil listrik Norwegia ini juga terlihat di negara-negara Nordik lainnya seperti Denmark dan Swedia. Di sisi lain, hibrida plug-in memiliki popularitas yang beragam di Eropa, tetapi tetap berkontribusi signifikan terhadap penjualan mobil baru. Diharapkan bahwa pengecualian PPN yang hanya berlaku untuk EV yang lebih terjangkau dapat menjadi dorongan bagi penjualan mobil listrik yang lebih kecil di Norwegia, serta mendorong pergeseran dalam preferensi ukuran kendaraan yang dibeli masyarakat.
Dengan peningkatan jumlah model mobil listrik, baik dari produsen Eropa maupun Cina, yang tersedia, diharapkan bahwa permintaan masyarakat Norwegia terhadap mobil listrik akan terus meningkat. Seiring berjalannya waktu, harapan untuk tahun 2026 adalah bahwa pasar mobil listrik di Norwegia akan semakin berkembang dengan adanya pengecualian pajak yang baru.












