Berita  

Fakta Mengejutkan dalam Video Medis Youtube: Studi Terbaru

Penelitian dari National Cancer Center mengungkapkan bahwa lebih dari 60% video YouTube medis berbahasa Korea memiliki kredibilitas yang sangat rendah, bahkan yang dibuat oleh dokter profesional. Studi ini juga menemukan bahwa video-video medis dengan kredibilitas rendah justru lebih banyak ditonton daripada yang relevan secara medis. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Network Open, tim peneliti menilai 309 video berdurasi rata-rata 19 menit, yang sebagian besar dibuat oleh dokter. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 62,5% video mendapatkan nilai kredibilitas terendah, sementara hanya 19,7% yang mendapatkan nilai tertinggi. Penonton YouTube cenderung dipengaruhi oleh reputasi pembuat konten dan atribut konten, yang berdampak pada perilaku kesehatan mereka. Sebuah temuan yang memperkuat perlunya pedoman konten berbasis bukti dan pelatihan komunikasi sains yang lebih baik bagi para profesional kesehatan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengandalkan YouTube untuk informasi kesehatan, penelitian ini memunculkan kekhawatiran akan integritas ilmiah dalam informasi kesehatan digital.

Source link