Berita  

AS Tak Kuat vs China: Trump Menyerah ke Xi Jinping

Amerika Serikat mengambil langkah menuju pelonggaran hubungan dengan China, yang ditunjukkan dengan keputusan Presiden AS Donald Trump pada akhir 2025 untuk mengizinkan ekspor chip kecerdasan buatan canggih H200 produksi Nvidia ke China. Keputusan ini menuai kontroversi dan penolakan dari berbagai kalangan, karena dianggap dapat membahayakan keamanan nasional AS dengan mempercepat pengembangan teknologi AI yang bisa digunakan untuk kepentingan militer China. Selain itu, AS juga menarik kembali beberapa perusahaan China dari daftar hitam yang sebelumnya dituding berperan dalam kegiatan militer Beijing, termasuk CXMT dan YMTC. Penghapusan ini disambut dengan kecaman dari pihak yang menentang kebijakan lunak terhadap China di Washington, dan menimbulkan ketidakpastian terkait peran perusahaan-perusahaan ini dalam industri chip global. Kompleksitas hubungan antara AS dan China juga tercermin dari pencabutan dan tambahan perusahaan di daftar hitam Pentagon, yang secara tidak langsung mempengaruhi ekonomi dan keamanan kedua negara. Tindakan ini adalah bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk menjaga hubungan dengan China, sekaligus memberikan sinyal bahwa meski ada pelonggaran, sanksi atau pengawasan terhadap entitas China tertentu tetap ada. Semua langkah ini terjadi di tengah dinamika politik dan ekonomi global yang terus berkembang, mencerminkan kompleksitas hubungan antara Amerika Serikat dan China.

Source link