Berita  

Ilmuwan Prediksi Kiamat Semakin Dekat: Mengapa Waktu Manusia Terbatas

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pemanasan global telah mengancam kelangsungan ekosistem Antartika, dengan suhu naik hampir dua kali lipat dibandingkan wilayah lain di dunia. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Enviromental Science menyoroti pentingnya tindakan konkrit untuk mencegah kerusakan lebih lanjut di benua beku tersebut.

Tim peneliti yang dipimpin oleh profesor glasiologi dari Newcastle University, Bethan Davies, melakukan pemodelan untuk melihat tiga skenario masa depan Antartika. Skenario terbaik adalah emisi rendah, yang dapat meminimalkan kerusakan lingkungan dan konsekuensi global yang lebih parah. Di sisi lain, skenario emisi menengah-tinggi dan sangat tinggi diprediksi dapat memicu kerusakan permanen, termasuk penyusutan gletser dan perubahan ekosistem yang signifikan.

Davies menekankan bahwa dunia perlu segera mengambil tindakan untuk mengurangi emisi karbon dan mewujudkan emisi nol. Jika tidak, penguin Adélie dan spesies asli lainnya di Antartika akan terancam punah akibat perubahan suhu dan cuaca ekstrem. Meskipun masa depan Antartika masih belum pasti, peneliti memberikan peringatan bahwa waktu untuk bertindak terbatas dan tindakan harus diambil secara cepat untuk mencegah kiamat di benua es ini.

Source link