Berita  

Krisis 2026: Bukti Nyata Ketergantungan Amerika pada China

Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini menunjukkan sikap lunak terhadap China dengan mengizinkan ekspor chip AI canggih ke negara tersebut. Ternyata, AS memiliki kepentingan yang berkaitan dengan logam tanah jarang (LTJ), di mana pemasok AS menghadapi kelangkaan signifikan dalam pasokan LTJ. China merupakan produsen utama LTJ, seperti yttrium dan scandium, yang penting dalam teknologi pertahanan, kedirgantaraan, dan semikonduktor. Meskipun ada kesepakatan Damai antara AS dan China pada tahun 2025, masih banyak kendala dalam pengiriman bahan-bahan tersebut.

Krisis pasokan juga terjadi pada scandium, yang berdampak pada produksi chip 5G generasi selanjutnya. Produsen semikonduktor AS bergantung pada scandium untuk membuat komponen chip yang digunakan dalam teknologi modern. Namun, AS tidak memiliki produksi scandium domestik, sehingga terpaksa harus bergantung pada China untuk pasokan. Ketergantungan ini menyebabkan produsen chip AS menghadapi masalah dalam menerima lisensi ekspor scandium baru dari China, menimbulkan penundaan dalam produksi.

Kedua kelangkaan tersebut menjadi perhatian pada pertemuan antara Trump dan Presiden China, Xi Jinping, yang akan datang. Hal ini menandakan pentingnya hubungan antara AS dan China dalam hal pasokan mineral penting bagi industri teknologi, dan pemerintah AS berkomitmen untuk memastikan pasokan yang memadai bagi bisnis AS. Para produsen semikonduktor dan industri pendukung lainnya terus memantau perkembangan kelangkaan ini, mencari solusi untuk mengatasi hambatan produksi yang dihadapi.

Source link