Berita  

Perkembangan Ponsel Baru: Tanda Kiamat HP Semakin Dekat

Dalam perkembangan teknologi yang pesat, pertanyaan seputar relevansi smartphone di masa depan mulai muncul. Bos-bos raksasa di industri teknologi telah mulai menunjukkan indikasi bahwa era smartphone akan segera digantikan oleh smartglasses atau kacamata pintar. CEO Meta, Mark Zuckerberg, pun menyatakan keyakinannya mengenai hal ini, sementara CEO SpaceX, Elon Musk, tengah mengembangkan teknologi chip melalui Neuralink. Adanya spekulasi dari netizen tentang kemampuan antarmuka Neuralink mengontrol perangkat hanya dengan pikiran juga menambah suasana ramai.

Pengembangan smartglasses menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Apple, dan Meta sudah mencoba mengenalkan smartglass ke pasaran, namun belum ada yang berhasil menyaingi popularitas smartphone. Namun, langkah terbaru dari Kering yang memimpin Gucci, dengan rencana peluncuran smartglasses berkolaborasi dengan Google tahun depan, menarik perhatian. Hal ini menandai langkah pertama merek fesyen terkemuka memasuki ranah teknologi berbasis AI. Dengan adanya inovasi ini, Kering berpotensi bersaing dengan EssilorLuxottica yang memproduksi smartglasses Ray Ban melalui kemitraan dengan Meta.

Langkah berani dari Kering ini merupakan bagian dari upaya CEO mereka, Luca de Meo, untuk meningkatkan divisi kacamata dan perhiasan. Hal ini juga sekaligus menjadi langkah strategis untuk melindungi merek fesyen tersebut dari perubahan tren mode yang telah mempengaruhi penjualan Gucci. De Meo berharap dapat mengembalikan Gucci ke puncak industri mode dan menghidupkan kembali kejayaan merek Italia tersebut. Dengan cara ini, Kering dapat melangkah seiring dengan perubahan dunia yang semakin terfragmentasi dan meningkatkan cara penjualan produk di pasar yang beragam.AttributedStringakhirnya, pernyataannya menegaskan bahwa model bisnis merek mewah perlu disesuaikan dengan zaman yang terus berubah untuk mempertahankan relevansi di masa depan.

Source link