Berita  

Maaf CEO OpenAI di Kanada: Penjelasan dan Klaim Erektor Teknologi AI

Sam Altman, CEO OpenAI, meminta maaf kepada kota kecil di Kanada setelah tragedi penembakan massal pada Februari. Akun ChatGPT milik pelaku yang sebelumnya diblokir tidak dilaporkan ke polisi. Pihak OpenAI memblokir akun pelaku sebelum kasus itu terjadi dan tidak memberi tahu aparat penegak hukum. Proses penanganan penembakan ini menuai kecaman dari pejabat Kanada. Saat ini, keluarga korban sedang menggugat perusahaan teknologi asal Amerika Serikat atas dugaan kelalaian. Sam Altman menuliskan surat permintaan maaf kepada komunitas Tumbler Ridge, mengakui kegagalan perusahaan dalam memberi peringatan kepada aparat. Insiden tragis ini menambahkan catatan hitam dalam sejarah keamanan publik di Tumbler Ridge, British Columbia. Pelaku, Van Rootselaar, membunuh delapan orang sebelum akhirnya melakukan tindakan bunuh diri.

Source link