Polda Metro Jaya Sebut Informasi Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah Hoaks
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penembakan terhadap ajudan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, merupakan hoaks atau tidak benar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa setelah melakukan konfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan, informasi tersebut terbukti hoaks.
Penyelidikan Kasus Kematian Sutrimo di Jakarta Selatan
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan sedang melakukan penyelidikan terkait kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7). Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, korban tersebut ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, dan kemudian meninggal dunia setibanya di RS Muhammadiyah Taman Puring.
Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan saat ini sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengungkap kronologi kematian Sutrimo. Mereka telah melakukan klarifikasi dengan sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, pengemudi ambulans, dan petugas rumah sakit yang menangani korban.
Belum Ada Konfirmasi Terkait Jabatan Korban
Sebagai tambahan, terkait kabar yang menyebutkan bahwa korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Budi belum memberikan konfirmasi resmi. Polisi masih terus mendalami informasi tersebut untuk mengungkap kebenarannya.
Kasus ini sedang terus diinvestigasi untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Sutrimo serta mengklarifikasi informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.












