Berita  

Dunia di Masa Depan: Manusia Tak Berdaya 5 Tahun Lagi






Elon Musk tenang AI Bakal Sah- Sah Saja, Tapi…

Elon Musk tenang AI Bakal Sah- Sah Saja, Tapi…

Pendiri xAI, Elon Musk, kembali melontarkan ramalan mengejutkan terkait masa depan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Ia memprediksi kemampuan AI bakal melampaui gabungan seluruh kecerdasan manusia hanya dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Bahkan, bos Tesla dan X tersebut meyakini umat manusia berpotensi kehilangan kendali penuh atas teknologi canggih ini dalam waktu satu dekade. Hal ini akan membuat manusia makin ‘tak berdaya’ di era kecanggihan teknologi.

Perkembangan Pesat AI

Saat berbicara dengan Pemimpin Redaksi The Economist, Zanny Minton Beddoes, musk menyebut perkembangan AI saat ini berada di jalur yang sangat pesat untuk mengungguli kemampuan manusia di hampir segala bidang intelektual. “Sebenarnya tidak ada lagi hal yang tidak bisa dilakukan AI lebih baik daripada manusia, mungkin selain menjadi manusia itu sendiri,” ujar Musk seperti dilansir dari Decrypt pada Kamis (30/7/2026).

Solusi Terkait Keamanan AI

Sebagai solusi, Musk mendesak raksasa pengembang AI dunia untuk rutin duduk bersama membicarakan isu keamanan. Ia mengusulkan skema limited early access, di mana antar-laboratorium AI yang saling bersaing bisa menguji model frontier satu sama lain untuk mendeteksi potensi bahaya sebelum dilepas ke publik. Jika ada yang membandel, barulah pemerintah turun tangan.

Menurut Musk, sudah tidak ada lagi cara efektif untuk mengerem laju perkembangan AI maupun robotika global. “Saya tidak melihat ada cara untuk benar-benar menghentikan momentum luar biasa ini. Terkadang saya berpikir, kalaupun ada tombol pause, kita mungkin tidak boleh menekannya. Karena potensi akhirnya adalah kelimpahan luar biasa untuk semua orang,” jelasnya.

Sindiran Musk

Di tengah seruan untuk bersatu, Musk menyindir rival lamanya, CEO OpenAI Sam Altman, terkait perubahan OpenAI dari lembaga nirlaba (nonprofit) menjadi entitas bisnis berburu cuan (for-profit). Ia juga menyeret nama pendiri Anthropic, Dario Amodei, dan mengklaim Anthropic lahir karena timnya sudah tidak percaya lagi pada kepemimpinan Sam Altman di OpenAI.

Meski langkah-langkah tersebut mendapat sorotan, Musk menegaskan pentingnya menekan ego pribadi demi keselamatan peradaban manusia dari ancaman bahaya AI. “Pada akhirnya, jika kita harus duduk dan berbicara, ya kita harus berbicara. Sampingkan dulu perbedaan pribadi demi kebaikan dunia,” tegas Musk.

Source link