Indonesia Menempati Peringkat kedelapan di Dunia dalam Luas Hutan
Jakarta (ANTARA) – Indonesia telah menempati peringkat kedelapan dalam daftar negara dengan wilayah hutan terluas di dunia menurut Global Forest Resources Assessment (FRA) 2025 yang diterbitkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO). FAO mencatat bahwa luas hutan dunia pada tahun 2025 mencapai sekitar 4,14 miliar hektare, atau sekitar sepertiga dari total daratan bumi. Lebih dari separuh wilayah hutan dunia terkonsentrasi di lima negara teratas, yaitu Rusia, Brasil, Kanada, Amerika Serikat, dan China.
10 Negara dengan Wilayah Hutan Terluas di Dunia
1. Rusia
Rusia merupakan negara dengan wilayah hutan terluas di dunia, mencapai sekitar 832,63 juta hektare. Kawasan hutan Rusia terutama berupa hutan boreal yang meluas di wilayah Siberia. Keberadaan hutan secara luas di Rusia membuat negara ini memiliki wilayah hutan terbesar secara global.
2. Brasil
Brasil menduduki posisi kedua dengan luas hutan sekitar 486,09 juta hektare atau sekitar 11,7 persen dari total hutan dunia. Sebagian besar hutan Brasil terletak di wilayah Amazon yang merupakan salah satu ekosistem hutan tropis terbesar di dunia.
3. Kanada
Kanada menempati peringkat ketiga dengan luas hutan sekitar 368,82 juta hektare, mencakup sekitar 41 persen dari wilayah daratan Kanada. Negara ini juga memiliki sejumlah besar hutan primer, di mana sekitar 54 persen dari total hutan dikategorikan sebagai hutan primer dalam data FRA 2025.
Indonesia menempati peringkat kedelapan dalam daftar negara dengan wilayah hutan terluas di dunia, dengan luas hutan sekitar 95,97 juta hektare. Data FRA 2025 menunjukkan bahwa hutan Indonesia mencakup sekitar 51 persen wilayah daratan, dan sekitar 49 persen di antaranya dikategorikan sebagai hutan primer.
Di antara lima negara dengan hutan terluas, yaitu Rusia, Brasil, Kanada, Amerika Serikat, dan China, luas wilayah hutan mereka mencapai sekitar 54 persen dari total hutan dunia. Sementara 10 negara teratas menyumbang sekitar 66 persen dari keseluruhan kawasan hutan global.
FAO mencatat bahwa hutan dunia mencakup 4,14 miliar hektare pada tahun 2025. Meskipun laju deforestasi global mengalami perlambatan dalam satu dekade terakhir, hutan dunia masih dihadapkan pada berbagai tekanan. Luas hutan tidak hanya menjadi ukuran kekayaan sumber daya alam, tetapi juga berkaitan erat dengan tanggung jawab pengelolaan dan perlindungan hutan tersebut.












