7 Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Rumah

Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Dampaknya

Jakarta (ANTARA) – Erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian setelah abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah. Erupsi yang berlangsung sejak Jumat (4/9) tersebut bahkan berdampak hingga Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat akibat terbawa angin.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar rumah karena paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, hingga gangguan pernapasan. Dampak erupsi juga terasa pada aktivitas masyarakat, termasuk mengganggu operasional sejumlah bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, karena abu dapat membahayakan penerbangan.

Apa yang Perlu Dilakukan Jika Abu Vulkanik Masuk ke Dalam Rumah?

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak, tidak hanya ketika abu turun di luar rumah yang menjadi masalah. Partikel abu yang sangat halus juga dapat masuk melalui celah pintu, jendela, ventilasi, bahkan terbawa masuk melalui pakaian dan alas kaki.

Langkah-langkah Membersihkan Abu Vulkanik di Dalam Rumah

  1. Tutup pintu dan jendela: Batasi masuknya abu tambahan dengan menutup rapat pintu, jendela, dan celah lain yang memungkinkan udara dari luar masuk.
  2. Jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering: Pembersihan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan gunakan metode yang tidak membuat abu kembali beterbangan. Gunakan penyedot debu dengan sistem penyaringan yang baik untuk membersihkan abu di dalam ruangan.
  3. Bersihkan rumah setelah kondisi di luar lebih aman: Tunggu hingga kondisi di luar lebih memungkinkan untuk dibersihkan, lalu bersihkan dalam rumah secara bertahap.
  4. Gunakan masker saat membersihkan: Gunakan masker yang memiliki kemampuan menyaring partikel dan pelindung mata atau goggles saat abu masih banyak beterbangan.
  5. Bersihkan permukaan rumah secara bertahap: Gunakan penyedot debu dengan filtrasi tinggi untuk membersihkan abu dari berbagai permukaan.
  6. Jangan mengucek mata jika terkena abu: Membersihkan mata dengan air dan gunakan obat tetes mata jika diperlukan. Segera cari pertolongan medis jika muncul keluhan yang tidak membaik.
  7. Tetap pantau informasi resmi: Pantau informasi dari sumber resmi mengenai perkembangan erupsi, arah sebaran abu, kualitas udara, serta anjuran aktivitas masyarakat.

Erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pengingat bahwa abu vulkanik bisa mencapai wilayah yang jauh dan masuk ke rumah. Dengan langkah yang tepat, risiko paparan abu vulkanik di dalam rumah dapat dikurangi.

Source link