CEO Google, Sundar Pichai, mengingatkan akan bahaya yang mungkin dihadapi perusahaan pada tahun 2025. Menyadari tantangan yang akan datang, Pichai menekankan pentingnya untuk bergerak lebih cepat dan fokus pada teknologi Artificial Intelligence (AI). Google sudah terlibat dalam beberapa masalah regulator selama tahun ini, termasuk kasus anti-monopoli dan dominasi ilegal dalam iklan online. Meskipun diawasi di seluruh dunia, Pichai meyakinkan bahwa tidak akan ada gangguan yang akan menghentikan kesuksesan perusahaan. Google juga berkomitmen untuk terus fokus pada pengembangan AI, termasuk aplikasi Gemini untuk sisi konsumen. Dengan begitu, Google siap menghadapi tantangan yang akan datang pada tahun 2025.
“Karyawan 2025: Tantangan Berat Menurut CEO Google”
Read Also
Recommendation for You

Indonesia meraih peringkat kedua dalam daftar Global Fraud Index 2025, menunjukkan tingkat perlindungan penipuan yang…

WhatsApp telah meluncurkan fitur panggilan suara dan video di WhatsApp Web, memungkinkan pengguna untuk melakukan…

Empat perusahaan telekomunikasi Singapura telah menjadi target serangan peretasan cyber oleh sebuah kelompok spionase siber…

RobCo, perusahaan teknologi yang berbasis di Indonesia, telah berhasil meraih pendanaan sebesar USD 100 juta…

Uni Eropa semakin tegas dalam menegakkan regulasi terhadap raksasa teknologi AS yang dianggap merugikan masyarakat….







