Berita  

Pengganti Freon Trendi: Revolusi Kulkas dan AC

Peneliti telah menemukan cara inovatif untuk mendinginkan ruangan tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya seperti freon. Sebagai pengganti freon, para peneliti mengusulkan penggunaan “garam” sebagai komponen pendingin baru. Metode pendinginan yang umum digunakan saat ini melibatkan cairan yang mengambil panas dari ruangan yang ingin didinginkan dan mengubahnya menjadi gas melalui proses kondensasi.

Terkait perkembangan ini, peneliti dari Lawrence Berkeley National Laboratory memiliki cara baru untuk menyerap dan memindahkan energi panas tanpa menggunakan bahan berbahaya. Mereka memanfaatkan model yang memungkinkan energi disimpan dan dilepaskan saat material berubah bentuk, seperti yang terjadi saat es mencair menjadi air. Kemudian, para peneliti fokus pada cara “mencairkan es” tanpa menaikkan suhu ruangan dengan menambahkan partikel ion yang berisi energi.

Proses pencairan yang melibatkan partikel ion ini dikenal sebagai siklus ionokalori, di mana garam digunakan untuk mencegah pembentukan es di jalan raya. Peneliti percaya bahwa pendekatan ini memiliki potensi untuk menjadi alternatif efisien dan ramah lingkungan dalam menciptakan pendingin. Selain itu, hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan garam berbasis nitrat paling efisien dalam menyerap panas dari ruangan.

Dengan penemuan ini, peneliti sedang mengembangkan sistem praktis yang dapat diterapkan secara komersial. Mereka berharap untuk menerapkan teknologi ini secara luas sebelum tahun 2025. Selain itu, proses pembuatannya yang ramah lingkungan juga menunjukkan potensi untuk mengurangi emisi karbon dioksida, menjadikannya pilihan yang lebih berkelanjutan untuk kebutuhan pendinginan di masa depan.

Source link