Berita  

Rano Karno Kaget, 602 Ribu Warga Jakarta Judi Online

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka suara mengenai dampak sosial judi online di masyarakat. Menurutnya, berdasarkan laporan PPATK, sebanyak 602 ribu warga Jakarta terlibat dalam judi online dengan total transaksi mencapai Rp 3,12 triliun. Rano mengungkapkan bahwa persoalan judi online ini terkait dengan dampak dari budaya digitalisasi yang telah ia ungkapkan dalam tulisan 20 tahun yang lalu. Menurutnya, judi online sulit untuk ditekan karena merupakan bagian dari dampak digitalisasi global yang tidak mengenal batas. Oleh karena itu, langkah yang dapat diambil adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kerugian dan potensi merugikan dari judi online.

Rano menegaskan bahwa upaya penanggulangan judi online harus dilakukan secara massif dan melibatkan berbagai sektor. Pemprov DKI Jakarta juga telah mengidentifikasi sekitar lima ribu pelaku judi online yang diduga menerima program bantuan sosial seperti KJP dan KJMU. Meskipun program bantuan tersebut ditujukan untuk anak-anak, namun lantaran kartu ATM program dipegang oleh orang tua, langkah pencegahan menjadi sulit dilakukan. Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk mengatasi permasalahan judi online ini dan berharap upaya edukasi seperti yang dilakukan Kejaksaan RI dapat terus berlanjut secara luas.

Rano juga mengakui bahwa upaya edukasi melalui pameran dan layanan yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung memberikan kesan positif dan lebih dekat dengan publik. Ia berharap edukasi semacam ini dapat lebih banyak dilakukan lagi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Sebagai hasil dari upaya tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dampak negatif dari judi online dan berperan aktif dalam mencegahnya.

Source link