Porsche Akui Kecepatan Inovasi Pabrikan Mobil Cina

Penjualan Porsche di Tiongkok mengalami penurunan drastis dalam beberapa tahun terakhir, dengan penurunan 28 persen menjadi 56.887 mobil pada tahun 2024. Meskipun demikian, perusahaan memiliki rencana ambisius yang disebut “Memenangkan Kembali Cina”, meskipun menyadari bahwa mencapai volume penjualan sebelumnya mungkin tidak realistis. CEO Porsche Cina, Alexander Pollich, mengakui persaingan sengit di pasar Cina yang didukung oleh laju inovasi yang cepat.

Menurut Pollich, persaingan di Tiongkok sangat ketat dengan banyak variasi produk, berubahnya harga, dan strategi pemasaran yang terus berubah. Pengenalan mobil listrik dengan harga lebih murah dan penurunan ambang batas pajak barang mewah telah berdampak negatif pada penjualan Porsche di Cina. Harga mobil Porsche baru di bawah ambang batas pajak yang turun menjadi 900.000 yuan juga menyulitkan aksesibilitas mobil tersebut bagi konsumen.

Porsche telah merespon penurunan penjualan dengan mengurangi jumlah gerai penjualannya. Dari 150 gerai pada tahun 2024, jumlahnya turun menjadi 120 dan diharapkan akan berkurang menjadi 80 pada akhir tahun depan. Perusahaan juga merencanakan peluncuran SUV bermesin pembakaran baru, menggantikan Macan asli dengan model baru berbahan bakar gas. Meskipun fokus pada mobil listrik, Porsche juga akan meluncurkan Cayenne Electric dan 718 EV di pasar Cina.

Meskipun terdapat tantangan besar di pasar Cina, Porsche tetap optimis dengan strategi “Memenangkan Kembali Cina” dan rencana peluncuran produk-produk baru. Meskipun tidak ada rencana untuk merek kedua saat ini, perusahaan terus berupaya untuk mengatasi persaingan yang ketat dan perubahan pasar yang dinamis. Selain itu, Porsche juga tidak berencana untuk menggunakan skema perakitan lokal semi-knocked-down (SKD) atau completely-knocked-down (CKD) untuk mengurangi biaya produksi. Ini karena kompetisi sengit di pasar mobil Tiongkok yang telah menyebabkan penurunan penjualan produsen mobil lain seperti BMW, Mercedes, dan Audi.

Source link