Kia Memilih untuk Mempertahankan Tombol pada Interior Mobil Mereka
Beberapa pabrikan mobil memutuskan untuk menghadirkan layar sentuh besar dan mengurangi kontrol fisik pada mobil mereka, namun tidak demikian halnya dengan Kia. Meskipun Kia menggunakan layar berukuran besar pada kendaraan terbarunya, mereka tetap menyediakan tombol untuk fungsi inti seperti HVAC dan media. Hal ini disampaikan oleh Jochen Paesen, kepala desain interior Kia, yang menjelaskan bahwa pihaknya memahami pentingnya kemudahan akses terhadap fungsi tertentu tanpa harus melalui menu yang rumit. Hal ini juga berarti bahwa Kia terus bereksperimen dengan teknologi baru untuk menciptakan pengalaman pengemudi yang lebih baik di masa depan.
Tren ini tidak hanya diterapkan oleh Kia, namun beberapa pabrikan lain seperti Mercedes-Benz, Ferrari, Volkswagen, dan Skoda juga akhirnya mengakui pentingnya mempertahankan kontrol fisik pada mobil mereka. Pengemudi mulai menyadari bahwa layar sentuh dapat mengganggu konsentrasi mereka saat mengemudi, dan tombol fisik lebih diinginkan untuk menjaga keselamatan. Hyundai bahkan mulai mempertanyakan apakah layar besar benar-benar diperlukan di dalam mobil.
Keputusan Kia untuk tetap menggunakan tombol fisik pada interior mobil mereka dianggap sebagai langkah yang tepat. Ini membantu Kia membedakan diri dari pesaing yang hanya mengikuti tren tanpa memperhatikan kebutuhan konsumen. Dengan terus menyempurnakan desain dashboard yang kaya akan tombol, Kia menunjukkan komitmennya untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik dan aman bagi para pengemudi dan penumpangnya.












