Harus Hellcat: Apakah Charger V8 Baru Akan Menjadi Kenyataan?

Charger V8 yang diberdayakan oleh mesin Hellcat mungkin akan kembali ke pasar, menurut CEO Tim Kuniskis dari Stellantis di Amerika Serikat. Meskipun kemungkinan tersebut masih belum pasti, rencana tersebut telah menjadi topik pembicaraan dalam industri otomotif. Pembaruan powertrain yang diumumkan sebelumnya oleh perusahaan telah menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan Charger baru dengan mesin V8 yang kuat.

Kuniskis mengungkapkan kekhawatirannya tentang peningkatan varian dan opsi powertrain yang dapat membebani diler, membuat mereka sulit menentukan pilihan produk yang mereka jual. Meskipun demikian, tidak bisa dipastikan apakah Charger baru akan menggunakan mesin V8 Hellcat atau opsi lain yang lebih ramah lingkungan seperti powertrain Hurricane yang telah diproduksi sebelumnya.

Mesin saat ini yang digunakan pada Charger adalah enam silinder segaris 3,0 liter twin-turbo yang memiliki tenaga mencapai 313 kW atau 410 kW tergantung pada setelan. Sebagai perbandingan, mesin Hemi V8 5,7 liter pada Charger generasi sebelumnya hanya menghasilkan 276 kW. Meski begitu, Ram Hemi yang merupakan mild hybrid dapat menghasilkan 295 kW.

Meskipun ada harapan dan spekulasi tentang kembalinya Charger V8, Stellantis tetap fokus pada investasi powertrain baru yang telah mereka luncurkan sebelumnya. Mesin Hellcat yang kuat mungkin menjadi pilihan ekonomis yang wajar jika perusahaan ingin mengembangkan kembali mesin V8 untuk Charger baru. Keputusan akhir pembuatan Charger bermesin V8 masih menjadi misteri yang menarik untuk diikuti.

Source link