Berita  

Eropa Menguat di Tengah Tekanan Amerika: Dampaknya

Uni Eropa semakin tegas dalam menegakkan regulasi terhadap raksasa teknologi AS yang dianggap merugikan masyarakat. Hal ini terutama terlihat melalui Digital Markets Act (DMA) dan Digital Services Act (DSA) yang diterapkan sebelumnya. Aturan ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang adil, menghindari monopoli, dan memastikan tanggung jawab platform terhadap konten yang tersebar di internet. Beberapa perusahaan teknologi AS seperti Google, Meta, dan Apple pun turut terdampak oleh regulasi UE ini.

Kali ini, UE mengancam Meta terkait larangan dalam memblokir pesaing dalam layanan pesan singkat WhatsApp. Regulator kompetisi UE telah mengeluarkan pernyataan keberatan atau tuntutan terhadap Meta atas dugaan pelanggaran aturan UE. Langkah ini seiring dengan upaya serupa yang dilakukan oleh badan pengawas di Italia pada Desember 2025.

Kepala antimonopoli Uni Eropa, Teresa Ribera, menyatakan pentingnya melindungi persaingan yang sehat dan tidak mengizinkan perusahaan dominan untuk memanfaatkan posisinya secara tidak adil. Meta sendiri menanggapi ancaman ini dengan menyatakan bahwa UE seharusnya tidak campur tangan dalam model bisnisnya.

Meskipun ada kritik dari pemerintah AS terhadap tindakan Uni Eropa yang diduga menargetkan perusahaan teknologi AS, Komisi Eropa tetap menjaga komitmennya untuk menegakkan aturan anti-monopoli. Keputusan Komisi Eropa terkait tindakan sementara tergantung pada respons dan pembelaan dari Meta. Intinya, investigasi UE ini menegaskan bahwa UE bertekad untuk menegakkan aturan yang berlaku, meskipun resistensi dari pihak lain, termasuk pihak AS.

Source link