Berita  

Profesi Baru: Pengemudi Taksi dengan Penghasilan Rp 400 Ribu

Platform taksi robot Waymo mengalami masalah di jalan raya karena penumpang sering lupa menutup pintu dengan rapat setelah keluar dari taksi. Pintu yang tidak tertutup secara rapat akan menghentikan perjalanan taksi robot Waymo. Untuk mengatasi masalah ini, Waymo bekerja sama dengan DoorDash, sebuah platform on-demand yang mirip dengan Grab dan Gojek. Mereka membayar pekerja DoorDash di Atlanta sebesar US$ 11,25 atau sekitar Rp 190 ribu untuk menutup pintu mobil tanpa sopir mereka yang tertinggal terbuka oleh penumpangnya. Selain DoorDash, Waymo juga bekerja sama dengan perusahaan asisten jalan raya Honk untuk menutup pintu taksi robot mereka dengan bayaran sebesar US$ 24 atau sekitar Rp 400 ribu. Masalah ini menyoroti keterbatasan teknologi otonom dalam kehidupan sehari-hari tanpa bantuan manusia. Waymo, yang merupakan bagian dari Alphabet, perusahaan induk Google, adalah bisnis Other Bets yang mengalami kerugian besar. Mereka juga mengungkapkan ketergantungan mereka terhadap operator manusia di berbagai negara, termasuk Indonesia. Para pekerja ini memberikan panduan kepada kendaraan otonom Waymo dalam situasi yang tidak dapat diatasi sendiri. Waymo saat ini menyediakan layanan robotaxi di beberapa kota besar dan berencana untuk memperluas layanannya ke kota lain. Armada kendaraan otonom Waymo diperkirakan mencapai 2.500 unit hingga awal tahun 2026.

Source link