Berita  

Pohon Endemik Bali Terancam Punah: Siapa Penyebabnya?

Palem endemik asal Bali, palem nyabah (Pinanga arinasae), sedang menghadapi ancaman kepunahan karena habitatnya terbatas di daerah dataran tinggi seperti Bedugul dan Jatiluwih. Tanaman ini memiliki nilai penting karena digunakan dalam upacara adat Hindu di Bali dan memiliki berbagai manfaat, seperti sebagai tanaman hias, konsumsi daun muda, dan pengganti pinang. Para peneliti dari Pusat Riset Botani Terapan (PRBT) sedang melakukan upaya konservasi melalui penggunaan genome sequencing untuk menjaga kelestarian palem nyabah. Metode ini membantu dalam pemahaman fondasi biologis tanaman tersebut dan sekaligus memberikan manfaat dalam identifikasi keragaman hayati serta optimalisasi metode konservasi.

Genom kloroplas Pinanga arinasae telah berhasil dikarakterisasi oleh Periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE), membantu menjembatani kesenjangan pengetahuan dalam filogenetika palem. Temuan tersebut memberikan penanda molekuler yang dapat digunakan sebagai alat hemat biaya untuk menilai keanekaragaman genetik serta mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan. Pengurutan genom palem nyabah diharapkan dapat bermanfaat untuk studi dan pemanfaatan lebih lanjut demi kelestarian tanaman langka ini. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan palem nyabah tetap dapat dilestarikan dan tidak punah, serta menjadi contoh bagi spesies lain yang terancam.

Source link