Berita  

Tantangan AI di RI: Buka-bukaan Bos IBM

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia memiliki sejumlah tantangan utama yang perlu diatasi untuk memastikan optimalnya perkembangan. General Manager and Technology Leader ASEAN IBM, Catherine Lian, menyoroti ketersediaan talenta dan keterampilan sebagai hal utama yang harus diperhatikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menjamin ketersediaan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung investasi teknologi.

Selain itu, Catherine juga membahas tentang pentingnya kebijakan yang konsisten dari pemerintah dalam mendorong adopsi AI di Indonesia. Menurutnya, kebijakan yang mendukung perusahaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekonomi secara luas akan sangat berperan dalam mengoptimalkan penggunaan AI di Tanah Air.

Perkembangan infrastruktur digital juga menjadi tantangan selanjutnya yang perlu diperhatikan. Catherine menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung ekosistem teknologi, seperti latensi, jaringan, dan akses telekomunikasi yang mudah, sangat penting untuk mendorong investasi AI di Indonesia.

Namun, meskipun ada sejumlah tantangan, prospek Indonesia di kawasan ASEAN terlihat sangat besar. Catherine bahkan memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan pertumbuhan paling cepat di kawasan tersebut. Faktor seperti besarnya populasi dan keberadaan perusahaan unicorn terbanyak di ASEAN menjadi pendorong utama dari prediksi tersebut. Dengan potensi besar yang dimilikinya, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang sedang berkembang.

Source link