Kriminal Jakarta: Pengamanan May Day Hingga Kasus Fitnah
Pada Kamis (30/4), sejumlah peristiwa terkait kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta. Mulai dari pengamanan Hari Buruh atau May Day 2026 hingga mantan istri Andre Taulany, Erin, yang melaporkan balik asisten rumah tangga (ART) atas dugaan fitnah. Berikut adalah rangkuman beritanya:
1. Penyidikan Kasus Teror Karangan Bunga Dokter Oky Pratama
Polda Metro Jaya akan melakukan penyidikan terkait kasus dugaan teror karangan bunga dengan pelapor dokter Oky Pratama setelah proses gelar perkara dilakukan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
2. Penangkapan Pencuri Spesialis Bobol Plafon Toko di Jaktim
Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang sering menggunakan modus membobol plafon untuk masuk ke dalam toko di Jakarta Timur (Jaktim). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelaku tersebut, yang telah viral di media sosial, berhasil ditangkap.
3. Puslabfor Dalami Dugaan Medan Listrik Picu Mesin Taksi Mogok
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) akan menyelidiki kaitan antara mesin taksi Green SM yang berhenti beroperasi dengan perlintasan rel kereta yang diduga bermuatan listrik di Bekasi Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan kecelakaan kereta di daerah tersebut.
4. Pengamanan Hari Buruh 2026: 24.980 Personel Gabungan di Monas
Persiapan pengamanan May Day Fiesta 2026 di Monas, Jakarta, cukup besar dengan melibatkan 24.980 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, Pemda, Pamdal, dan unsur terkait lainnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan May Day berjalan aman dan tertib.
5. Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Balik ART atas Dugaan Fitnah
Rien Wartia Trigina (Erin), mantan istri Andre Taulany, melaporkan balik asisten rumah tangga (ART) atas dugaan fitnah. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menjelaskan bahwa laporan polisi terkait pencemaran nama baik dan fitnah telah diterima di SPKT.












