Paus Sperma Mengungkapkan Rahasia Bagaimana Mereka Dapat Tidur di Dalam Air
Terdapat begitu banyak misteri di balik kehidupan laut, salah satunya adalah bagaimana paus sperma dapat tidur di dalam air tanpa tenggelam atau melayang ke permukaan. Setelah bertahun-tahun penelitian, akhirnya para ilmuwan mengetahui rahasia di balik kemampuan ini.
Rahasia Terungkap: Gelembung Udara sebagai Kunci Daya Apung Paus Sperma
Paus sperma memiliki mekanisme unik dalam menjaga diri tetap di posisi vertikal saat beristirahat di dalam air. Mereka secara teratur melepaskan gelembung udara dari lubang pernapasan untuk mengatur daya apung tubuhnya. Dengan cara ini, paus bisa mengontrol posisinya di dalam air tanpa perlu tenggelam atau melayang ke permukaan.
Dalam sebuah studi terbaru, 42 ekor paus sperma telah diamati selama lebih dari 14 tahun di perairan Norwegia. Hasil penelitian ini membuka wawasan baru tentang perilaku paus sperma di alam liar.
Meskipun paus sperma memiliki kepala yang sangat ringan karena mengandung minyak spermaceti, mereka tetap perlu melepaskan gelembung udara untuk tetap stabil di dalam air. Dengan melepaskan gelembung secara teratur, paus sperma dapat mencapai titik daya apung netral yang memungkinkan mereka beristirahat dengan aman.
Perilaku Unik Paus Sperma Selama Istirahat di Laut
Paus sperma tidak tidur seperti manusia, namun mereka beristirahat dengan posisi tegak lurus di dalam air selama 6-31 menit. Cara mereka beristirahat pun beragam, mulai dari menurunkan ekor lebih dulu, menyelam sebentar lalu memutar kepala ke atas, hingga beristirahat perlahan saat naik kembali dari penyelaman dalam.
Para peneliti juga menemukan bahwa paus sperma melepaskan gelembung udara hingga puluhan kali selama sesi istirahat, tergantung pada kedalaman air tempat mereka beristirahat. Hal ini membuktikan bahwa paus sperma memiliki mekanisme unik untuk tetap stabil di dalam air.












