7 Rekomendasi Milk Tea di Indonesia, Cek Harga dan Menu

Milk tea di Indonesia semakin beragam. Minuman berbahan dasar teh dan susu ini tidak lagi hanya menawarkan rasa manis dengan tekstur creamy, tetapi juga menghadirkan pilihan teh premium, jenis susu, tingkat kemanisan, serta topping yang dapat disesuaikan. Sejumlah merek bahkan menonjolkan karakter teh sebagai unsur utama dalam racikannya.

Bagi pencinta milk tea yang ingin mencoba cita rasa berbeda, berikut tujuh merek yang menawarkan menu dengan karakter dan kisaran harga beragam.

Pilihan milk tea dengan teh dan topping beragam

Teazzi merupakan gerai milk tea asal Taiwan yang mulai berekspansi ke Indonesia pada 2021. Merek ini mengandalkan teh oolong dalam beberapa menu andalannya, seperti Deep Roast Oolong Milk Tea, Seasons Oolong Milk Tea, dan Honey Oolong Milk Tea. Pelanggan dapat memilih susu sapi, kedelai, atau oat, kemudian menambahkan pearl, konjac jelly, coconut, maupun coffee jelly. Harganya berkisar Rp21.000 hingga Rp52.000 untuk ukuran regular dan large. Sejumlah gerainya berada di pusat perbelanjaan besar di Jakarta.

Tianlala bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari milk tea dengan harga relatif terjangkau. Gerainya tersebar di kawasan Jabodetabek hingga Bandung. Menu yang tersedia antara lain Blooming Jasmine Milk Tea, Peach Oolong Milk Tea, dan Brown Sugar Milk Tea. Tingkat kemanisan dapat disesuaikan, dengan pilihan tambahan boba dan crystal jelly. Harga minumannya berada di kisaran Rp19.000-Rp22.000.

Chagee menawarkan konsep milk tea premium dengan bahan daun teh pilihan. Merek asal China ini membuka gerai pertamanya di Indonesia pada April 2025 dan kini hadir di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta serta Bekasi. Menu yang banyak dikenal antara lain Jasmine Green Milk Tea dan Osmanthus Oolong Milk Tea. Tersedia ukuran small dan large dengan harga sekitar Rp32.000-Rp43.000, baik untuk dine in maupun takeaway.

Merek lokal dengan konsep dan racikan khas

Sancha mengusung konsep artisan milk tea dengan racikan berbahan artisan tea premium. Gerainya memiliki nuansa merah muda, sedangkan minumannya dipadukan dengan foam lembut dan pilihan rasa yang unik. Beberapa menu juga menggunakan topping kacang pecan untuk memberikan tekstur tambahan. Harga minuman berkisar Rp27.000-Rp45.000 dalam ukuran regular dan large. Karena sebagian gerainya memiliki area terbatas, Sancha lebih praktis dinikmati dengan konsep takeaway.

Kancha membawa konsep real tea experience melalui penggunaan teh asli dari perkebunan Indonesia dan susu murni. Dua menu yang banyak diminati adalah Royal Earl Grey Latte dan Pistachio Roasted Latte. Pengalaman menikmati minuman ini dilengkapi tea sensorium, yang memungkinkan pelanggan mencium aroma teh sebelum menentukan pilihan. Penyajiannya juga menggunakan mini teapot penghasil aroma. Harga Kancha berkisar Rp30.000-Rp49.000 untuk ukuran regular dan large.

Esteh Indonesia menawarkan Roasted Oolong Milk Tea, yakni perpaduan teh oolong hasil roasting dan susu bertekstur creamy. Proses roasting membuat aroma teh lebih kaya dan cita rasanya lebih kuat, tetapi tetap lembut ketika dicampur dengan susu. Karakter roasted menghadirkan sensasi hangat, sementara rasa teh tetap dominan. Menu ini dibanderol sekitar Rp25.000 per gelas.

Molly Tea menjadi pendatang baru asal China yang mengangkat inspirasi budaya minum teh Asia Timur. Racikannya menggunakan teh premium dengan aroma floral yang kuat, terutama melati, serta foam khas sebagai pelengkap. Gerainya mengusung desain bernuansa merah muda dan hitam, salah satunya berada di Pacific Place. Molly Tea menyediakan satu pilihan ukuran dengan harga sekitar Rp28.000-Rp55.000 per gelas.

Source link