Berita  

**Direksi Telkom Dirombak, Bagaimana Nasib Perampingan Anak Usaha?**

Perubahan susunan direksi Telkom tidak akan menghentikan program perampingan anak usaha atau streamlining yang sedang berjalan. Manajemen baru menyatakan seluruh proses tetap mengacu pada kerangka kerja yang telah ditetapkan perusahaan, meski posisi Direktur Utama kini diisi Nanang Hendarno menggantikan Dian Siswarini.

Penegasan itu disampaikan Direktur Strategic Business Development & Portofolio Telkom, Seno Soemadji, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor Telkom, Rabu (30/9/2026). Ia mengatakan pergantian direksi berlangsung secara transparan sehingga tidak menimbulkan dampak berarti terhadap agenda streamlining.

“Jadi terkait dengan streamlining, nomor satu, istilahnya kalau dikatakan dampak harusnya hampir tidak ada karena ini sistemnya transparan dengan pergantian direksi,” kata Seno.

Program perampingan tetap berjalan

Menurut Seno, Telkom sudah memiliki framework yang menjadi dasar pelaksanaan streamlining. Karena itu, proses yang telah berjalan akan dilanjutkan tanpa bergantung pada perubahan individu di jajaran direksi.

Program tersebut mencakup penutupan sejumlah perusahaan anak Telkom. Dari total 58 perusahaan anak, sebanyak 24 perusahaan telah ditutup. Telkom sebelumnya menargetkan struktur yang lebih ramping dengan mempertahankan 18 perusahaan saja.

Seno menyebut perusahaan masih menargetkan penyelesaian penutupan 19 perusahaan pada kuartal IV 2026. Adapun tujuh perusahaan lainnya diperkirakan baru dapat diselesaikan pada 2027 karena prosesnya melibatkan aktivitas divestasi.

“Targetnya 19 insya Allah akan kita close lagi di Q4 ini dan sisanya 7 itu kemungkinan akan di tahun 2027 karena melibatkan aktivitas divestasi,” ujarnya.

Divestasi, kata Seno, juga diperlukan untuk memastikan optimalisasi nilai sebelum proses streamlining dilakukan. “Divestasi ini juga akan dilakukan agar memastikan optimisasi dari value sebelum kita streamline,” katanya.

Susunan direksi Telkom terbaru

Nanang Hendarno kini menjabat Direktur Utama Telkom, menggantikan Dian Siswarini yang menduduki posisi tersebut sejak Mei 2025. Sebelum dipercaya memimpin perusahaan, Nanang merupakan Direktur Network.

Posisi Direktur Network selanjutnya diisi Budi Satria Dharma Purba. Budi sebelumnya menjabat Direktur Wholesale & International Service. Jabatan tersebut kini dipimpin Radita Ali Putra.

Perubahan lain terjadi pada posisi Direktur IT Digital. Jabatan itu kini dipegang Kharim I.G Siregar, menggantikan Faizal Rochmad Djoemad.

Berikut susunan lengkap jajaran direksi Telkom terbaru:

  • Direktur Utama: Nanang Hendarno
  • Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
  • Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
  • Direktur IT Digital: Kharim I.G Siregar
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
  • Direktur Network: Budi Satria Dharma Purba
  • Direktur Strategic Business Development & Portofolio: Seno Soemadji
  • Direktur Wholesale & International Service: Radita Ali Putra
  • Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana

Source link