Mayat tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan oleh warga diduga rusak karena dimakan binatang, seperti biawak. Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengungkapkan bahwa meskipun kepala korban masih ada, sebagian sudah hilang, kemungkinan dimakan oleh binatang karena adanya banyak biawak di sekitar TKP. Mayat ini masih memiliki kepala, namun telah mengalami kerusakan. Polisi masih menunggu hasil otopsi dari RS Polri Kramat Jati untuk mengonfirmasi identitas mayat tersebut. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa mayat berjenis kelamin laki-laki ini rusak karena sudah cukup lama berada di kali, perkiraan sejak Sabtu, 5 Juli. Sementara itu, polisi menerima laporan dari dua keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Proses identifikasi masih berlangsung dan diharapkan hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati akan membantu memastikan golongan darah korban sesuai dengan keluarga. Sebelumnya, warga menemukan mayat tanpa kepala di Kali Ciliwung di Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan. Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung. Proses identifikasi dan autopsi sedang dilakukan untuk memastikan identitas korban.
Penyebab Kematiannya: Biawak Makan Mayat di Kali Ciliwung Pancoran
Read Also
Recommendation for You

Polda Metro Jaya telah menangkap tersangka perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar…

Seorang wanita berinisial DS (42) ditangkap oleh polisi karena merampas harta senilai Rp300 juta milik…

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan telah melakukan penindakan terhadap sejumlah penjual minuman…

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta telah berhasil mengamankan sebanyak 300 botol minuman…








