Personel Siap Kawal Unjuk Rasa di DPR: 1.145 Disiagakan

Polres Metro Jakarta Pusat telah menyiagakan 1.145 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat (GEMARAK) beserta beberapa elemen aliansi lainnya di depan Gedung DPR/MPR. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menekankan pentingnya penegakan ketertiban selama aksi dengan menghindari provokasi, melawan petugas, serta tindakan merusak fasilitas umum. Pengamanan dilakukan secara persuasif tanpa senjata api, dengan fokus pada pendekatan humanis.

Seluruh personel telah melakukan simulasi dan apel pengamanan di lokasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin terjadi selama unjuk rasa. Massa dijadwalkan berkumpul sekitar pukul 14.00 WIB dengan membawa sejumlah isu, termasuk penolakan terhadap kapitalisme, imperialisme, dan militerisme, serta seruan untuk mengganyang oligarki. Polisi hadir dengan tujuan melayani dan bukan untuk menghadapi musuh, agar suasana tetap kondusif dan pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.

Meskipun kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara, Polisi meminta agar unjuk rasa tetap dilakukan secara damai. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar Gedung DPR/MPR selama aksi berlangsung untuk menghindari kemacetan. Rekayasa arus lalu lintas akan disesuaikan situasional dengan eskalasi massa di lapangan, dengan warga disarankan menggunakan jalur alternatif agar mobilitas tetap lancar.

Pewarta: Khaerul Izan, Editor: Rr. Cornea Khairany. Copyright © ANTARA 2025.

Source link