Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman berharap agar proses hukum terhadap pelaku pembunuhan kepala cabang (Kacab) bank di Jakarta dilakukan dengan profesionalisme. Hermawanto, Ketua Bidang Advokasi Keluarga Alumni Unsoed, menegaskan pentingnya transparansi, profesionalisme, akuntabilitas, dan keadilan dalam penegakan hukum terhadap para pelaku. Kepala cabang bank yang dikenal dengan inisial MIP tersebut meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh warga kampus alumni Unsoed. Hermawanto juga mengapresiasi langkah cepat Polda Metro Jaya dalam menangkap terduga penculik dan pembunuh korban. Dia menekankan pentingnya jelasnya proses hukum dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia. Hermawanto menegaskan solidaritas keluarga besar Unsoed untuk mendukung keluarga korban dan mencegah terulangnya tragedi serupa. Polda Metro Jaya telah menangkap empat pria terduga terlibat dalam penculikan Kacab bank inisial MIP di Jakarta, dengan masing-masing inisial AT, RS, RAH, dan RW. Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, menyampaikan informasi penangkapan tersebut.
Harapan KA Unsoed Terhadap Proses Hukum Tewasnya Kacab Bank
Read Also
Recommendation for You

Lima perkara kriminal di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi perhatian pada Jumat (9/10). Kasus tersebut…

Polsek Pamulang memburu terduga pelaku begal yang menyerang pengemudi taksi daring, Ahmad Andalusi, lalu membawa…

Kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen,…









