Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, menyerukan kepada semua pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading merupakan aksi terorisme. Menurutnya, investigasi masih berlangsung dan kita harus menunggu hasilnya. Paulus meminta agar aparat dapat bekerja tanpa tekanan dan hasilnya akan disampaikan kepada media secara transparan. Sebelumnya, Paulus telah mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang yang mengalami luka berat dan 17 orang luka ringan akibat ledakan tersebut, namun tidak ada korban jiwa. Kejadian ini terjadi di masjid atau mushalla di SMAN 72 Jakarta dan telah dilakukan evakuasi korban ke rumah sakit. Paulus juga telah mengunjungi korban ledakan sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut. Seluruh pihak diminta untuk bersabar dan tidak membuat asumsi terlalu dini terkait insiden ini.
Wamen Minta Kritik Konstruktif atas Aksi SMAN 72, Bukan Langsung Dituduh Terorisme
Read Also
Recommendation for You

Peristiwa Keamanan Jakarta di Balik Berita Terkini Jakarta kembali dihiasi oleh sejumlah peristiwa keamanan menarik…

Streamer Bigmo Dicari Pertanyaan Terkait Konten Live Streaming Streamer Bigmo Dicari Pertanyaan Terkait Konten Live…

Kriminal Jakarta: Temuan Senjata dan Perusak Kabel Optik Pada Minggu (9/8), sejumlah kejadian kriminal terjadi…

Sekolah Swasta di Pondok Pinang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Terkait Temuan Senjata Sekolah swasta di…

Berita Kriminal Terkini: Senjata di Sekolah, Kasus Mutilasi, dan Penganiayaan Sali Irsalina Jakarta (ANTARA) –…







