Berita  

5 Alasan Mengapa Kripto Tetap Menarik di 2025 Meski Bitcoin Jatuh

Pasar kripto sedang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Perdagangan aset kripto pada awal pekan ini didominasi oleh warna merah, mengindikasikan adanya koreksi harga yang wajar terutama pada aset kripto dengan kapitalisasi besar (Big Cap). Meskipun demikian, terdapat dinamika menarik dalam pergerakan jangka pendek yang menunjukkan masih ada pembeli yang aktif di pasar kripto.

Bitcoin (BTC) menjadi pusat perhatian utama hari ini setelah terkoreksi -0,93% dan diperdagangkan di sekitar level US$89.540,27. Meskipun penutupan di bawah US$90.000 memberikan sinyal bearish jangka pendek, namun data perdagangan 1 jam terakhir menunjukkan adanya kenaikan +1,10%, menandakan upaya dari pembeli untuk menjaga harga agar tidak turun lebih dalam.

Koreksi pada Bitcoin juga berdampak pada mayoritas Altcoin, seperti Solana (SOL) dan Cardano (ADA) yang mengalami penurunan harga. Namun, TRON (TRX) muncul sebagai bintang dengan kenaikan harian +2,28% ke level US$0,2798, didorong oleh fundamental jaringan yang kuat dan tingginya volume transaksi stablecoin.

Meskipun pasar kripto sedang tertekan, minat investor terhadap aset kripto terus meningkat sepanjang tahun 2025. Lebih dari separuh hedge fund di dunia sekarang terlibat dalam pasar kripto, dengan 55% dari mereka memegang aset terkait kripto. Meski investasi dalam aset kripto masih tergolong kecil, penguatan harga Bitcoin sepanjang tahun ini didukung oleh dorongan regulasi yang lebih ramah dari pemerintah AS.

Meskipun demikian, regulator keuangan tetap mengingatkan tentang risiko terkait aset kripto terhadap stabilitas sistem keuangan global. Dengan sekitar 67% hedge fund memilih untuk berinvestasi melalui instrumen derivatif, adanya risiko tambahan terkait dengan leverage berlebihan dan infrastruktur perdagangan yang belum memadai menjadi perhatian. Meski demikian, industri hedge fund global tetap mencatat aliran modal baru, menunjukkan minat yang besar terhadap aset kripto di pasar keuangan.

Source link