Berita  

Trump Menyerah, China Tolak Mentah-mentah: Analisis Terkini

Presiden AS Donald Trump mengambil keputusan kontroversial dengan mengizinkan ekspor chip AI canggih H200 buatan Nvidia ke China pada akhir 2025. Keputusan ini telah menimbulkan beragam respons, mulai dari dukungan hingga kritik.

Pendukung keputusan Trump menyatakan bahwa langkah tersebut tepat dengan perkembangan teknologi chip AI di China. Membiarkan China terus berkembang dalam hal teknologi chip dapat membantu negara itu menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung pada AS. Namun, skeptis terhadap keputusan tersebut merasa bahwa memberikan akses China terhadap chip canggih AS dapat membantu China mengembangkan teknologi militer baru dengan cepat.

Chip H200 dari Nvidia merupakan chip AI tercanggih kedua yang tersedia di pasaran, hanya satu generasi di belakang chip Blackwell yang saat ini merupakan chip paling canggih. Sejak pemerintahan Joe Biden, AS telah meluncurkan kebijakan protektif yang melarang China mengakses teknologi chip canggih AS. Namun, kebijakan tersebut tampaknya mengalami perubahan setelah upaya negosiasi terus-menerus dari CEO Nvidia, Jensen Huang, serta pertemuan antara Trump dan Xi Jinping di Busan.

Meskipun demikian, China belum mengumumkan secara resmi apakah akan menerima chip H200 dari AS. China telah berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada chip AS dengan menghentikan penggunaan chip AS di perusahaan domestik dan data center yang didukung pemerintah. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan chip lokal, seperti Huawei, bahkan dapat menerima insentif biaya.

Pada saat yang sama, pemerintah China telah menghindari masuknya chip H200 Nvidia ke negara mereka. China telah meminta perusahaan teknologi untuk menghindari pembelian chip asal AS kecuali dalam keadaan tertentu. Selain itu, China telah memberikan syarat khusus bagi perusahaan yang ingin membeli chip H200 dari AS untuk riset dan pengembangan.

Dengan semakin berkembangnya persaingan antara AS dan China dalam bidang teknologi, keputusan Trump untuk membuka akses ekspor chip H200 ke China telah menciptakan peluang baru bagi kedua belah pihak. China telah menjadi pasar penting bagi Nvidia, sementara AS mengenakan pungutan pada setiap penjualan chip H200 ke China sebagai strategi penjualan. Akan terus ada tekanan antara kedua negara dalam hal izin ekspor chip AI canggih ke China, di mana China berada dalam posisi strategis untuk mempengaruhi keputusan AS.

Source link