Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara di Jakarta Timur memperkuat patroli dan pengamanan tertutup sebagai upaya pencegahan terhadap maraknya aksi pencopetan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Stasiun Jatinegara. Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan yang banyak diterima terkait tindak kejahatan tersebut. Pihak kepolisian akan melakukan patroli rutin dan peningkatan pengawasan untuk menanggulangi kasus pencopetan di area JPO yang sering dilalui penumpang kereta.
Strategi lain yang disiapkan oleh Polsek Jatinegara meliputi pengamanan tertutup selain patroli terbuka guna memantau aktivitas mencurigakan tanpa diketahui pelaku kejahatan. Diharapkan kombinasi antara patroli rutin dan pengawasan tertutup dapat mengurangi kasus pencopetan di JPO Stasiun Jatinegara serta merasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar area tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan diri dan barang bawaan, terutama bagi pengguna jasa kereta yang melintas di JPO Stasiun Jatinegara.
Polisi telah berhasil menangkap dua pelaku aksi pencopetan yang sering terjadi di JPO Stasiun Jatinegara setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Kedua pelaku, dengan inisial BS (36) dan U (37), diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjerat BS dengan Pasal 307 KUHP terbaru terkait kepemilikan senjata tajam, sementara pelaku U masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut. Selain itu, polisi juga sedang menginvestigasi kemungkinan adanya korban lain dan jaringan pelaku pencopetan di kawasan tersebut.
Kasus pencopetan ini menjadi viral di media sosial setelah salah satu pelaku direkam sedang beraksi. Keberhasilan polisi dalam menangkap pelaku ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta menekan angka kriminalitas di kawasan Jatinegara. Langkah preventif dan penindakan yang dilakukan oleh kepolisian diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat dan pengguna jasa kereta di sekitar JPO Stasiun Jatinegara di Jakarta Timur.










