Berita  

Mengatasi Ancaman Spam & Scam di Era AI: Bangun Trust Digital!

ISAT Gencar Perkuat Infrastruktur Digital untuk Lawan Scam dan Spam

Jakarta, CNBC Indonesia- Operator seluler di Indonesia terus didorong oleh pemerintah untuk memperkuat infrastruktur digital guna memberantas aksi penipuan (scam) dan spam. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang disediakan.

Menurut Director and Chief Legal & Regulatory Officer PTIndosatOoredooHutchisonTbk(ISAT), Reski Damayanti, isu scam dan spam tidak hanya berkaitan dengan keamanan digital, namun juga erat hubungannya dengan meningkatkan rasa percaya pelanggan terhadap teknologi digital. Hal ini dianggap penting dalam mendukung kemajuan ekonomi nasional.

Langkah Anti-Scam dan Anti-Spam oleh ISAT

ISAT bukan hanya fokus pada pembangunan konektivitas, namun juga aktif dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui fitur anti-spam dan anti-scam (SATSPAM). Sejak Agustus 2025, ISAT telah berhasil memblokir sekitar 200 juta nomor telepon dan 90 juta pesan singkat (SMS) yang terindikasi melakukan aksi penipuan.

Untuk mengatasi ancaman scam dan spam yang berasal dari dalam maupun luar negeri, ISAT bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam ekosistem digital, termasuk perbankan, layanan one-time password (OTP), hingga sistem pembayaran. Data ISAT menunjukkan bahwa spam dan scam paling sering terjadi di sektor belanja dan investasi.

Bagaimana strategi ISAT dalam menghadapi ancaman spam dan scam? Untuk informasi lebih lanjut, tonton dialog antara Serliana Salsabila dengan Director and Chief Legal & Regulatory Officer PTIndosatOoredooHutchisonTbk (ISAT), Reski Damayanti dalam program Profit di CNBC Indonesia yang tayang pada Selasa, 02 Juni 2026.

Source link