Berita  

Era Internet 6G di Indonesia: Kondisi dan Prospek

Satelit dan Peran Pentingnya dalam Jaringan 6G di Masa Depan

Jakarta, CNBC Indonesia – Masa depan jaringan komunikasi semakin menarik perhatian dengan hadirnya teknologi 6G yang akan segera diluncurkan. Dalam sebuah Seminar dan Workshop Mastel di Jakarta, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Eko Dono Indarto, menyoroti peran penting satelit dalam jaringan 6G yang akan datang.

Paradigma Baru: Satelit bukan Pelengkap, tapi Inti Jaringan

Eko Dono Indarto menegaskan bahwa satelit tidak lagi hanya diposisikan sebagai pelengkap jaringan terestrial, melainkan akan menjadi bagian inti dalam jaringan 6G. Dia menjelaskan bahwa jaringan 6G akan membawa konsep Non-Terrestrial Network (NTN) yang mengintegrasikan berbagai teknologi seperti fiber optik, jaringan seluler, Wifi, satelit, High Altitude Platform (HAP), cloud computing, dan AI.

Dengan demikian, jaringan telekomunikasi akan berkembang lebih maju dan memungkinkan perangkat langsung terhubung dengan satelit tanpa perlu melewati BTS seperti saat ini.

Indonesia dan Pentingnya Satelit dalam Jaringan 6G

Di Indonesia, satelit memiliki peran strategis, mengingat kondisi geografis yang luas dengan ribuan pulau dan populasi yang tersebar. Menurut Eko, satelit bukan lagi hanya pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam mendukung konektivitas di Tanah Air.

Hal ini menjadi semakin penting mengingat jaringan 6G diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2030, meskipun untuk Indonesia mungkin akan memakan waktu lebih lama. Beberapa negara yang kemungkinan akan lebih dulu meluncurkan jaringan 6G antara lain China, Jepang, Amerika Selatan, Eropa, dan Korea Selatan.

Proyeksi 6G di Masa Depan

Direktur Kebijakan Spektrum & Regulasi APAC dari Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Yishen Chan, memperkirakan bahwa penggunaan jaringan 6G akan melibatkan lebih dari 5 miliar orang pada tahun 2040 mendatang. Meskipun 4G masih akan tetap ada untuk beberapa waktu, namun 6G diharapkan akan menjadi teknologi utama pada dekade berikutnya.

Source link