Berita  

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 62 Triliun Hadapi Krisis Global




Investasi Fantastis Korea Selatan Hadapi Krisis <a href="https://portalberitatribun.net/2026/09/02/ribuan-buruh-ancam-mogok-negara-berpotensi-kacau/">Semikonduktor</a>

Investasi Fantastis Korea Selatan Hadapi Krisis Semikonduktor

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) telah menyiapkan dana investasi sebesar 5 triliun won (sekitar Rp62 triliun) untuk mendukung sektor semikonduktor nasional. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap krisis kelangkaan chip yang berdampak luas. Harga chip yang melonjak tinggi telah memaksa banyak produsen untuk menaikkan harga produk mereka.

Dana Investasi dan Fasilitas Perdagangan Tambahan

Korsel memfokuskan dana investasi tersebut untuk memperkuat perusahaan pengembang material, komponen, peralatan, dan perusahaan perancang chip tanpa fasilitas fabrikasi. Selain itu, pemerintah juga menyediakan fasilitas pembiayaan perdagangan tambahan senilai 5 triliun won untuk para pemasok industri.

Kepala Staf Kepresidenan Korsel, Kang Hoon-sik, mengungkapkan bahwa pemerintah akan membentuk dana semikonduktor baru sebesar 5 triliun won. Sementara itu, program dukungan kolaborasi senilai 1 triliun won dirancang untuk mendorong kerja sama antara perusahaan besar dan pemasok skala kecil-menengah di industri semikonduktor.

Percepat Izin dan Bangun Infrastruktur

Untuk memangkas birokrasi, pemerintah akan mendorong pengesahan Undang-Undang Zona Spesial Mega di parlemen dalam tahun ini. Regulasi ini diharapkan dapat mempercepat proses perizinan, analisis dampak lingkungan, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Presiden Lee Jae Myung menekankan pentingnya untuk segera merelokasi pangkalan udara militer di Gwangju menjadi kawasan industri semikonduktor nasional. Di samping itu, infrastruktur listrik dan air juga akan ditingkatkan untuk mendukung operasional pabrik chip yang membutuhkan pasokan daya dan air yang besar.

Proyek-Proyek Rampung pada Tahun Ini

Pemerintah Korsel telah menjadwalkan proyek-proyek dengan nilai lebih dari 350 triliun won untuk segera dilaksanakan mulai tahun ini. Hal ini mencakup pembangunan fasilitas produksi chip baru dan proyek riset dan pengembangan dengan total nilai 57 triliun won.

Pemerintahan Presiden Lee Jae Myung berkomitmen untuk memperluas kapasitas produksi chip sebagai strategi utama dalam menghadapi lonjakan permintaan chip global yang didorong oleh perkembangan teknologi AI.

Sumber: CNBC Indonesia


Source link