Pada Jumat, Kepolisian Jakarta Barat sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di pabrik plastik di Jalan Bojong Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Kebakaran ini diduga dipicu oleh tembakan petasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja yang sedang bangun sahur. Meskipun warga sekitar dan petugas keamanan sudah mengimbau para remaja untuk tidak menggunakan petasan, namun penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam tahap investigasi oleh pihak kepolisian. Hingga saat ini, pihak pabrik belum membuat laporan polisi terkait insiden tersebut.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyatakan bahwa petasan yang dilemparkan oleh sekelompok remaja kemungkinan besar menyebabkan kebakaran tersebut. Sekuriti di lokasi kejadian melaporkan bahwa remaja yang bermain petasan sudah pernah ditegur namun tetap melanjutkan aktivitas tersebut. Akibat dari salah satu petasan yang masuk ke dalam pabrik plastik sehingga membakar isi pabrik. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.
Kontrol insiden kebakaran ini menjadi fokus utama pihak kepolisian dan pemerintah setempat. Petasan yang semula digunakan untuk merayakan moment lucu, ternyata dapat menyebabkan kerugian besar jika tidak digunakan dengan bijak. Keamanan harus diutamakan agar insiden serupa tidak terulang di masa yang akan datang. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan peledak yang berpotensi membahayakan.












