Lima peristiwa kriminal dan keamanan mewarnai Jakarta pada Senin (28/9). Kasus-kasus tersebut mencakup pencurian di rumah kontrakan, penusukan yang dipicu adu mulut, hingga penangkapan dua terduga pencuri ponsel dalam sebuah konser di Jakarta Timur.
Pencurian dengan modus dan aksi kekerasan
Di Jakarta Barat, seorang pria diduga membobol dua rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng. Aksi itu dilakukan pada siang hari dengan modus berpura-pura sebagai penghuni rumah dan menanyakan alamat. Dari pencurian tersebut, pelaku menggasak uang senilai Rp5 juta.
Modus tersebut digunakan untuk mendekati lokasi tanpa langsung menimbulkan kecurigaan. Kasus pencurian itu menjadi salah satu perkara kriminal yang ditangani polisi di Jakarta pada hari yang sama.
Sementara itu, polisi masih memburu pelaku pencurian di Jalan Gandaria I, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pelaku melukai korban setelah aksinya di rumah tersebut diketahui. Saat kepergok, pencuri itu menggigit telinga korban hingga menyebabkan luka robek.
Peristiwa tersebut menjadi satu kasus yang dirangkum dalam dua perkembangan, yakni pencarian pelaku oleh polisi dan kronologi aksi pencurian yang berujung pada kekerasan terhadap korban. Sampai rangkuman berita itu diterbitkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Penusukan dan pencurian ponsel di Jakarta Timur
Di Kramat Jati, polisi mengungkap kronologi penusukan yang terjadi di pangkalan ojek di Jalan Kerja Bakti, Jakarta Timur. Peristiwa itu bermula dari perselisihan antara dua pria yang kemudian berkembang menjadi adu mulut. Perselisihan tersebut berujung pada penusukan.
Polisi menyampaikan kronologi itu sebagai bagian dari penanganan kasus yang terjadi di lokasi pangkalan ojek. Informasi yang disampaikan belum memuat rincian lebih lanjut mengenai identitas kedua pria maupun kondisi korban setelah penusukan.
Kasus lain terjadi saat konser musik dalam rangkaian Green Tourism Festival 2026 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Polisi menangkap dua orang yang diduga mencuri telepon seluler atau ponsel selama acara berlangsung.
Penangkapan tersebut menambah daftar perkara keamanan yang ditangani di wilayah Jakarta Timur pada Senin itu. Polisi mengamankan kedua orang tersebut sebagai terduga pelaku pencurian ponsel dalam kegiatan yang digelar di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Rangkaian peristiwa itu memperlihatkan beragam modus dan situasi kriminal di Jakarta, mulai dari pelaku yang menyamarkan keberadaannya dengan berpura-pura menjadi penghuni, pencurian yang disertai kekerasan, konflik antarindividu yang berujung penusukan, hingga dugaan pencurian di tengah keramaian konser.












