Polisi Usut Penculikan dan Perampasan Kakak-Adik di Jakbar

Polisi menyelidiki dugaan penculikan dan perampasan kalung emas terhadap dua anak perempuan yang merupakan kakak-adik di kawasan Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Kedua korban, ZI (10) dan CI (8), ditemukan kembali pada Rabu sore setelah sempat dibawa orang tak dikenal.

Polisi Kumpulkan Informasi di Lokasi Kejadian

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan anggotanya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dan mencari petunjuk. Penyelidikan dilakukan setelah informasi mengenai dugaan penculikan tersebut beredar di media sosial.

“Anggota sudah ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Rihold melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, keluarga korban belum membuat laporan polisi. Karena itu, pemeriksaan awal difokuskan pada pengumpulan bahan keterangan, termasuk menelusuri titik awal kedua anak tersebut diduga dibawa oleh pelaku.

“Masih belum ada laporan. Ini anggota baru ke TKP untuk kumpul bahan keterangan dulu,” ujar Rihold.

Polisi juga mencari informasi mengenai kendaraan atau sarana yang mungkin digunakan untuk membawa kedua korban. “Sambil cari dari mana naik dan ada atau tidak petunjuk lain. Mudah-mudahan ada petunjuk,” tuturnya.

Korban Ditemukan di Arah Bandara

Paman korban, Melki, mengatakan peristiwa itu terjadi ketika ZI dan CI hendak berangkat les sekitar pukul 15.30 WIB. Lokasinya diperkirakan berjarak 100 hingga 200 meter dari rumah mereka di kawasan Pelopor, Menceng.

Keluarga mulai menyadari kedua anak itu tidak ada setelah menemukan sepeda yang biasanya digunakan bersama telah terparkir di depan rumah. “Biasanya kan naik sepeda berdua. Enggak tahunya, sepedanya itu ditaruh di depan rumah. Anaknya sudah enggak ada saat dicek. Sepertinya diambil sama orang itu (pelaku) di depan rumah,” kata Melki.

Keluarga kemudian mencari keduanya ke tempat les dan rumah saudara yang biasa menjadi lokasi belajar. Informasi mengenai hilangnya ZI dan CI juga disebarkan melalui grup RT.

Pencarian membuahkan hasil setelah warga mendapat kabar bahwa kedua anak ditemukan di kawasan Jalan Gombol Paya, arah menuju Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Melki menyebut kedua korban ditemukan di lokasi berbeda. Ia menduga pelaku menurunkan sang kakak di satu tempat, sementara adiknya ditemukan di lokasi lain yang masih berada di kawasan tersebut.

Meski telah kembali kepada orang tua, kedua korban diduga menjadi sasaran kejahatan lain. Kalung emas yang dikenakan masing-masing anak dilaporkan hilang. Melki menduga kalung tersebut dirampas oleh seorang perempuan yang tidak dikenal keluarga.

“Kalungnya itu dijambret dulu, dilepas dulu sama ibu-ibu itu. Beratnya sekitar lima gram,” ungkap Melki.

Ia mengatakan kedua anak masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut. Polisi masih menelusuri kronologi dan mencari petunjuk untuk mengungkap identitas perempuan yang diduga terlibat.

Source link